Minggu, 17 Juli 2022

Tugas Seminar SDM

SOALATIHAN/TUGAS

1. Apa yang dimaksud dengan manajemen sumber daya manusia?

2. Apa saja ruang lingkup dari manajemen sumber daya manusia?

3. Bagaimana kecenderungan dalam manajemen sumber daya manusia?

4. Bagaimana peranan dari manajemen sumber daya manusia?

5. Apa saja tantangan yang dihadapi dalaMSDM !

 JAWABAN

1.      Manajemen sumber daya manusia adalah suatu proses menangani berbagai masalah pada ruang lingkup karyawan, pegawai, buruh, manajer dan tenaga kerja lainnya untuk dapat menunjang aktifitas organisasi atau perusahaan demi mencapai tujuan yang telah ditentukan.

2. Ruang lingkup manajemen SDM

-          MSDM dalam lingkup manajemen personalia

Ruang lingkup ini melibatkan perencanaan tenaga kerja, perekrutan (rekrutmen dan seleksi), pelatihan dan pengembangan, induksi dan orientasi, transfer, promosi, kompensasi, PHK dan pengurangan, produktivitas karyawan.

-          MSDM dalam lingkup kesejahteraan karyawan

Aspek khusus dari MSDM ini berkaitan dengan kondisi dan fasilitas kerja di tempat kerja. Ini mencakup beragam tanggung jawab dan layanan seperti layanan keselamatan, layanan kesehatan, dana kesejahteraan, jaminan sosial, dan layanan medis.

-          MSDM dalam hubungan industry

Karena ini adalah bidang yang sangat sensitif, perlu interaksi yang hati-hati dengan serikat pekerja atau karyawan, mengatasi keluhan mereka dan menyelesaikan perselisihan secara efektif untuk menjaga perdamaian dan harmoni dalam organisasi.

3.      kecenderungan (trend) tersebut, masing-masing adalah:

A.  Meningkatnya bobot fungsi sumber daya manusia (increasing importance of the Human resource Function)

B. Perubahan ke arah pengawasan dan kebijaksanaan yang tersentralisasi, dan pelaksanaan-pelaksanaan yang terdesentralisasi (A move toward centralized policy and control, and decentralized operations)

C.Pengembangan manajemen yang meningkat (increased management development)

D.Peningkatan otomatisasi dan pengambangan sistem informasi sumber daya manusia (Increased utomation and Human Resource Information System,HRIS)

E.Integrasi program sumber daya manusia (Human resource program integration)

F.Perubahan ke arah sistem merit dan akuntabilitas (Move to merit and accountability),

G.Peningkatan perhatian terhadap sikap-sikap dari para pekerja (Increased concern for employee attitudes)

H.Peningkatan perhatian terhadap budaya dan nilai-nilai organisasi (Increased concern for organizational culture and values)

I.Peningkatan dan perluasan program-program perbaikan produktivitas (increased and broadened productivity improvement programs).

4.       Peranan manajemen sumber daya manusia terdiri dari :

-          Advisory/Counseling Role

Dalam peran ini, manajemen sumber daya manusia berperan sebagai konsultan internal yang bertugas mengumpulkan informasi, menentukan pennasalahan, menentukan solusi atas masalah tersebut, dan memberikan bantuan serta panduan dalam memecahkan permasalahan sumber daya manusia yang dihadapi oleh perusahaan. Peran manajemen sumber daya manusia ini tampak dalam tanggung jawabnya mengenai staffing, performance evaluation, program pelatihan, dan pemutusan hubungan kerja. Dalam hal ini, manajemen sumber daya manusia menyediakan masukan yang membantu para manajer untuk mengambil keputusan.

-           Service Role

Dalam peran ini manajemen sumber daya manusia melakukan aktivitas yang memberikan pelayanan secara langung kepada pihak manajer. Penarikan, pelatihan orientasi, melakukan pencatatan, dan melaporkan pekerjaan merupakan contoh peranan ini.

-           Control Role

Dalam melaksanakan peran ini, manajemen sumber daya manusia bertugas untuk mengendalikan fungsi manajemen sumber daya manusia dalam perusahaan. Manajemen sumber daya manusia mengeluarkan kebijakan dan mengendalikan sumber daya manusia melalui kebijakan tersebut, sehingga manajemen sumber daya manusia berperan sebagai wakil pihak top management perusahaan. Dengan adanya berbagai peraturan, peran ini semakin penting dalam mengatur masalah keselamatan kerja, kesempatan kerja yang sama, hubungan tenaga kerja, dan kompensasi.

5.      Tantangan- tantangan seorang manajer SDM :

a.       Tantangaeksternal

·         PerubahaLingkungaBisnis yancepat

Untuk keperluan tersebut perusahaan dalam menghadapperubahalingkungan/iklim bisnisyang cepat, perlu menetapkakebijaksanaan SDsebagai berikut:

a)      Menghindarpengaruh negatif berupa perasaan tidak puas pada kondisyang telah dicapai perusahaan.

b)      Dalam   menghadapi   perubahan   yang   mengharuskan   penambahapembiayaan (cost), perusahaan haruberusaha mengatasinya, agadapat mempertahankan pasar / keuntungan yang sudah diraih.

c)      Memberika imbala yan cuku tinggi  pad pekerj yan mampu melakukan improvisasi yang kreatif.

 

·         Globalisasi

Darsudut MSDM berartmengharuskan dilakukannya usaha mengantisipasi sebagai berikut :

a)      Perusahaan  haru berusaha  memilik SDM  yang  mampu  mengataspengaruh perkembangan bisnis / ekonominternasionaseperti resesipenurunan/ kenaikan nilai uang.

b)      Perusahaan harus berusaha memiliki SDM dengan kemampuan ikut sertdalam bisnis global/internasional dan perdagangan bebas.

·         PeraturaPemerintah

Setiap perusahaan harumemiliki SDM yang mampu membuakeputusan dan kebijaksanaan dan bahkan melakukan operasionabisnissesuadengan peraturan perundang-undangan darpemerintah. Untuk itdiperlukan SDM yang memiliki kemampuan mengarahkan agar perusahaaterhindar dari situasi konflik, keresahan/ kegelisahan, komplen, dan lain-laikhususnya darpara pekerja dengan atau tanpa keikutsertaan serikapekerja.

·         Perkembangapekerjaadaperanan keluarga

Semakin banyak pasangan suami isteri yang bekerja, sehingga serinterjadkesulitan untuk bertanggung jawab secara optimal, karena sebagiawaktunya digunakan untuk melaksanakan tanggung jawabnya di lingkungakeluarga masing-masing.

·         Kekurangan Tenaga Kerja yang Terampil

Tenaga kerja terampisemakin banyak diperlukan, baik untuk melaksanakan pekerjaan teknis, maupun untuk pekerjaan manajeriadapelayanan, yang tidak mudamendapatkan yankompetitif di antara yantersedia di pasar tenaga kerja.

b.      TantangaInternal

·         Posisi Organisasi dalam Bisnis yanKompetitif

Untuk mewujudkan organisasi / perusahaan yang kompetitif diperlukan berbagai kegiatan MSDM yang dapat meningkatkan kemampuaSDM.  Usah it dapat  dilakukan dengan mendesai siste pemberiaganjaran yang mampu memotivasi berlangsungnya kompetisi prestasi antapara pekerja

·         Fleksibelitas

Organisasi / perusahaan memerlukan pengembangan sistedesentralisasyang mengutamakan pelimpahan wewenang dan tanggunjawab secara berjenjang. Fleksibilitas juga menyangkut penggunaan tenagkerja, dengan mengurangkecenderungan mengangkat pekerja regule(pekerja tetap). Pengangkatan sebaiknya lebih difokuskapadpenggunaan tenaga kerja temporer (tidak tetap)

·         Pengurangan Tenaga Kerja

Manajemen SDsuatu perusahaasering dihadapkan dengakeharusan mengurangi secara besar-besaran tenaga kerja, karena berbagasebab, seperti resessi, berkurangnya aktivitas bisnis, dalain-lain, ini harudiatasdengan cara memperbaikstruktur pekerja lindari tingkat bawahdengan mendesain kembali proses produksi

·         TantangaRestrukturisasi

Tantangan restrukturisasadalah usaha menyesuaikan struktuorganisasi/perusahaakarendilakukaperluasaatapenambahadasebaliknya juga pengurangan kegiatan bisnisnya.

·         Bisnis Kecil

Bisnis kecisepertdikemukakan diatas yang terdiri darbanyak anaperusahaan, yang saling memilikketergantungan dalam produk berupbarang atau jasa yang dihasilkan sebagaperwujudan net work (jaringakerja) dalam berbisnis, sebagaperusahaan besar / raksasa yang tersebadi banyak lokasi.

·         Budaya Organisasi

Budaya perusahaan akan mewarnadan menghasilkan perilaku atakegiatan berbisnis secara operasional, yang tanpa disadarakan menjadkekuatan yanmampu atau tidak menjamin kelangsung eksistensorganisasi / perusahaan.

·         Teknologi

Tantangan teknologi tidak sekedamenyangkut pembiayaan (cost)karena bagManajemen SDM hubungannya terkait pada keharusan menyediakan tenaga kerja yang terampil mempergunakannya, baik dari luar maupun melalupengembangan tenaga kerja di dalam organisasi / perusahaan. Pada giliran berikutnya tantangan teknologi berhubungan jugdengan pengembangan sikap dalamenerima perubahan cara bekerja.

·         Serikat Pekerja

Dengan kerjasama, perusahaan/organisassetidak-tidaknya haruberusaha agar serikat pekerja tidak menjadpenghambat proses produksidengan tidak menempatkanya sebagai lawan.

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar